Saturday, August 20, 2016

Menguak Kebiasaan Tokoh Genius Dunia




Judul : The Habit: Kebiasaan Sehari-hari dan Cara Belajar Orang-Orang Genius di Dunia
Penulis : Charles Saputra
Penerbit : Diva Press
Cetakan : I/Agustus 2015
Tebal: 168 Halaman 
ISBN : 978-602-279-166-9  

    Para ilmuwan dunia dikenal memiliki tingkat kegeniusan yang tinggi dan mampu memberikan kontribusi penting bagi kehidupan. Sebut saja Bill Gates, Albert Einstein, B.J. Habibi, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan James Sidis. Ilmuwan dunia yang terkenal akan kegeniusannya tersebut tentu mempunyai kebiasaan sehari-hari dan cara belajar yang tidak biasa. Cara belajar dan kebiasaan sehari-hari mereka tentu dapat kita tiru agar kita dapat mewarisi kegeniusan mereka. 
   CEO Microsoft Bill Gates yang menurut majalah Times merupakan salah satu dari seratus orang paling berpengaruh di abad ke-20 merupakan  tokoh penting dalam revolusi teknologi komputer yang berkembang pada abad ini. Setiap manusia kini telah memiliki ketergantungan pada komputer ciptaannya. Gates memiliki kebiasaan sehari-hari seperti mengasingkan diri selama sepekan untuk berpikir agar dapat melahirkan ide-ide cemerlang (halaman 22). Cara belajar Bill Gates pun tidak biasa yaitu membuat belajar seolah-olah hanya sebuah permainan sehingga dirinya tidak akan bosan meskipun melakukannya selama berjam-jam.
    Kebiasaan unik lain juga dilakukan oleh supergenius Albert Einstein. Einstein mempunyai kebiasaan berimajinasi. Orang-orang di sekelilingnya menyangka Einstein sedang melamun. Padahal sebenarnya ia sedang berimajinasi tentang hal-hal yang akan dipecahkannya. Faktanya memang terbukti bahwa dari imajinasinya itulah kemudian lahir banyak temuan. Einstein mengatakan dengan tegas, “Imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan karena imajinasi tidak terbatas (halaman 42).” 
      Sedangkan kebiasaan presiden ke-3 Indonesia B.J. Habibi yaitu senang membaca dan mengerjakan sesuatu tanpa keluar rumah. Ia kurang suka menghabiskan waktu untuk sekadar bermain bersama teman-temannya di luar rumah karena lebih tertarik membaca buku dan mengerjakan sesuatu tanpa keluar rumah. Cara belajar yang dipilih Habibi adalah belajar dengan mengasah spiritualitas. Artinya, selain belajar dengan rajin, ia juga mendekatkan diri kepada Allah dengan cara beribadah dan berdoa.
     Presiden ke-4 Indonesia Gus Dur pun punya kebiasaan yang sangat tidak biasa yaitu kebiasaan tertidur dalam berbagai acara, baik seminar, pertemuan, rapat, bahkan ketika ia menjadi pemimpin sebuah pertemuan penting. Gus Dur pernah tertidur pulas dalam sebuah diskusi. Padahal saat itu banyak peserta diskusi yang bertanya padanya. Namun anehnya, ketika bangun dari tidur, Gus Dur tahu semua pertanyaan dan orang yang bertanya (halaman 70). Untuk cara belajar Gus Dur lebih memilih dengan bersembunyi di perpustakaan. Dengan cara ini ia bisa lebih konsentrasi dalam belajar. 
      Sedangkan James Sidis, pemilik IQ (Intelegent Quotient) di atas 250 yang mengalahkan banyak ilmuwan lain memiliki kebiasaan mengoleksi buku dan selalu menulis. Berbagai macam buku terdapat di kamar pribadinya, hingga suatu hari ia harus keluar dari kamar karena kamarnya dipenuhi buku. Untuk cara belajar James lebih memilih belajar dari alam. Artinya, ia tidak sekadar memahami dan menghafal, tetapi juga harus melihat objek secara langsung.
     Tidak hanya kebiasaan sehari-hari kelima tokoh ini saja yang dibahas dalam buku ini karena masih ada banyak tokoh genius lain yang diulas. Berbagai kebiasaan sehari-hari dan cara belajar yang tidak biasa dari para ilmuwan dunia yang ada di buku setebal 168 halaman ini tentu dapat kita tiru. Meniru kebiasaan dan cara belajar mereka agar bisa mewarisi kegeniusan mereka bukanlah hal yang mustahil karena kegeniusan sering tidak didapat secara genetik. Jadi tidak ada salahnya bila kita meniru kebiasaan dan cara belajar mereka.
N

Rahasia Seorang Manipulator Media




N

Wednesday, July 27, 2016

Kimchi Jjigae Ala Mas Seok Chae Byun

     Hari ini tanggal 27 Juli 2016 seorang teman Korea bernama Seok Chae Byun ingin memasak Kimchi Jjigae. Khimchi Jjigae adalah salah satu masakan khas Korea. Kimchi Jjigae ini sangat cocok untuk dimakan di musim dingin karena bisa untuk melupakan sebentar cuaca dingin Korea. Adapun bahan-bahan yang digunakan oleh teman saya untuk membuatnya adalah:
 
- 300 gram Kimchi



- Ikan Tuna



- Ikan laut suir



- Daun bawang



- Setengah buah bawang bombai



- Tahu putih



- 5 gelas air
 
     Bumbu Kimchi Jjigae

- 1 sdt bubuk cabai merah
- 2 buah bawang putih cincang 
- Minyak goreng secukupnya
- Gula dan garam secukupnya


Cara membuat:
 
1. Potong melintang daun bawang berbentuk jajar genjang
2. Bawang bombai dibelah dua lalu dipotong-potong

 
3. Potong tahu putih jadi 2 atau 4 bagian (sesuai  selera) 
4. Campur semua bumbu 
5. Kimchi, ikan suir, dan ikan tuna diaduk-aduk dengan campuran bumbu-bumbu. Masak campuran tersebut dengan 3 gelas air dengan api sedang 







6. Masukkan daun bawang, bawang bombai, dan tahu putih lalu tambah 2 gelas air. Masak lagi dengan api sedang sambil diaduk dan diamkan selama 10 menit 



7. Kimchi Jjigae siap dihidangkan


Itulah tadi resep Kimchi Jjigae ala Mas Seok Chae Byun. Selamat mencoba!





Sunday, July 24, 2016

Tertipu Orang Gila


 Dimuat di Joglosemar Edisi Sabtu, 23 Juli 2016
    
    Setelah menganggur selama 2 bulan, akhirnya Dul Kenthut mendapatkan panggilan kerja sebagai sopir taksi. Namun kejadian tak menyenangkan dialami Dul pada hari pertama bekerja. Hari itu meski sudah lewat tengah hari namun Dul belum mendapatkan penumpang satupun. Meskipun demikian ia yakin akan segera mendapatkan penumpang pertamanya.
     Tak berapa lama ada seorang ibu hamil besar yang melambaikan tangan mencoba menghentikan taksi yang dikemudikan Dul. “Benarkan kalau rejeki tidak kemana, akhirnya aku mendapat penumpang pertamaku,” kata Dul.
    “Iya bu, mau diantar kemana?” tanya Dul. Ibu hamil itu tidak menjawab, ia langsung masuk taksi dan menyuruh Dul untuk segera jalan. Dul pun kembali bertanya pada penumpangnya mau diantar kemana. Namun ibu hamil itu hanya menunjuk ke depan. Setelah hampir satu jam berkeliling mengikuti arah yang ditunjuk oleh ibu hamil itu, Dul menghentikan taksinya. “Maaf, sebenarnya ibu mau kemana? Kita sudah berkeliling selama satu jam tapi belum sampai tujuan ibu,” tanya Dul sedikit kesal. 
    Tiba-tiba ibu itu mengeluh kesakitan pada perutnya. Dul pun cemas. “Jangan-jangan ibu ini akan melahirkan,” pikir Dul. Dul pun segera melaju menuju ke rumah sakit terdekat. Setelah sampai di rumah sakit, Dul memapah ibu hamil ke UGD. Perawat UGD langsung memanggil bidan yang sedang jaga begitu melihat pasien yang datang adalah ibu hamil.
    Bidan segera memeriksa ibu hamil itu. Namun betapa terkejutnya bidan saat tahu isi perut ibu hamil itu adalah sebuah bantal kecil kusam. Bidan keluar dari ruang pemeriksaan dan memceritakan hal tersebut pada Dul yang mengantarnya. Belum hilang rasa terkejut Dul, tiba-tiba penumpangnya itu keluar dari ruang pemeriksaan sambil tertawa sendiri dan menggendong bantal seperti menggendong bayi. 
    “Cup..cup..cup...jangan nangis ya nak, ibu akan bernyanyi untukmu” kata ibu itu sambil menatap bantal yang digendongnya. Dul pun baru sadar kalau ternyata penumpang pertamanya ini adalah orang gila. “Lha dalah ternyata penumpangku iki mau wong ora waras to, tekor aku nek ngene,” kata Dul sambil menepuk jidat.



m

Wednesday, July 20, 2016

Kiat Meraih Kehidupan yang Lebih Sempurna

Dimuat di Koran Jakarta edisi 21 Juli 2016




Judul             : 10 Steps to A More Fulfilling Life
Penulis          : Dale Carnegie
Penerjemah   : Riana Irawati
Penerbit         : Change
Tebal             : 368 Halaman
ISBN             : 978-602-1139-91-2

      Buku 10 Steps to A More Fulfilling Life ini merupakan satu dari sepuluh karya  Dale Carnegie Success Series, penulis legendaris How to Win Friends and Influence People yang pertama kali diterbitkan pada 1936 dan masih bestseller hingga kini. Seperti judul, buku memuat 10 langkah meraih kehidupan  lebih sempurna. Ini  tergantung pada kualitas kesan terhadap orang lain. Maka, mengembangkan sebuah kepribadian yang menarik  sangat penting.
     Langkah pertama  meraih kehidupan  lebih sempurna dengan  mengembangkan citra diri yang baik. Di sini orang belajar mencintai diri, tidak berarti egois. Mencintai diri sendiri merupakan pondasi membangun hubungan dengan orang lain agar menumbuhkan  percaya, harga, dan pandangan positif terhadap diri sendiri. Seperti Alkitab “Cintailah sesamamu seperti dirimu sendiri,” (halaman 2). 
      Setelah itu langkah berikut  merancang dan meraih tujuan untuk meniti jalan panjang kesuksesan. Ini mulai dengan sebuah impian lalu mewujudkan. Jika  percaya orang akan berhasil meraihnya. Langkah ketiga memperlakukan orang lain dengan baik. Contoh, memuji dengan tulus, mengucapkan terima kasih, melihat potensi terhebat  seseorang atau tidak menghalangi kesempatan seseorang untuk maju (halaman 79).
     Kemampuan untuk terlibat dalam pembicaraan yang menarik, salah satu aset pribadi terhebat manusia. Maka dari itu, langkah berikutnya  menjadi pembicara yang baik. Ini adalah bantuan hebat untuk bisnis dan kesuksesan sosial. Dia juga akan menjadikan orang lain yang bersamanya merasa nyaman. 
    Ada sembilan kiat  menjadi pembicara yang baik: ramah, katakan dengan baik (nada suara, ekspresi, bahasa tubuh), benar-benar merasa tertarik pada orang lain, dan mengembangkan empati. Kemudian, tidak menyindir, buat orang lain tenang,  ingat nama-nama, dan belajarlah mengenai orang lain. Kiat terakhir mendengarkan dengan seksama. 
     Langkah selanjutnya  berbicara di muka umum dengan percaya diri dan meyakinkan. Pada langkah ini orang  harus tahu cara mempersiapkan dan membawakan obrolan. Ada tujuh prinsip yang dapat membantu. Mereka adalah tahu dan peduli dengan inti pembahasan. kemudian buat catatan singkat, jangan menulis semua yang ingin dibicarakan. Jangan mengingat pembicaraan kata demi kata. Perkaya pembicaraan dengan ilustrasi dan contoh. Jadilah ahli pada subjek itu dan  lakukan gladi resik dengan teman. 
     Langkah terakhir, menjalani hidup harmonis. Semua orang ingin hidup bahagia dan di tengah lingkungan damai. Namun dalam pekerjaan, rumah, maupun aspek lain  dari aktivitas,  konflik bisa saja timbul dan mengganggu keharmonisan. Banyak buku telah ditulis mengenai menciptakan dan mengelola keluarga  bahagia. Namun  buku ini hanya berfokus untuk mengelola keharmonisan di lingkungan tempat kerja. Meskipun demikian setiap saran dan pemecahan konflik pada langkah terakhir ini dapat diterapkan dalam keluarga, lingkungan  dan  kemasyarakatan. 
     Buku  tidak hanya memuat langkah-langkah  meraih kehidupan lebih sempurna, namun juga memberi contoh kasus sebagaimana dalam halaman 330, 331 dan 337. Ini membuat  teori-teorinya memiliki bukti konkret.  

Diresensi Tanti Endarwati, lulusan Stikes Surya Global Yogyakarta

k

Friday, July 15, 2016

Kiriman Buku Gratis dari Istanbul Turkey



     Tanggal 14 Juli 2016 Pak Pos datang ke rumah saya untuk mengantarkan dua paket yang lumayan cukup berat. Maklum saja karena ternyata masing-masing paket berisi 10 buku, jadi total ada 20 buku yang dikirim ke rumah saya atas nama saya. Setelah saya baca siapa pengirimnya saya baru tahu bahwa 20 buku ini adalah kiriman dari Istanbul, Turkey. Lebih tepatnya dari penerbit Hakikat Kitabevi,  penerbit ini memang menjual buku-buku keislaman, tak hanya menjual saja tapi juga membagikan buku-buku gratis tentang islam ini kepada siapapun yang ingin mempelajari lebih jauh tentang islam.
     Untuk mendapatkan buku-buku dari Hakikat Kitabevi cukup mudah dan tidak ribet, kalian cukup mengirimkan surat permohonannya ke alamat e-mail info@hakikatkitabevi.com. Kalian bisa memilih mau menulis pesannya dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Arab itu terserah kalian. Waktu itu saya menulis suratnya dalam Bahasa Inggris.
      Pertama, perkenalkan diri kalian, seperti nama dan tempat kerja atau tempat kuliah. Berikutnya, jangan lupa cantumkan alamat di mana kalian ingin paket buku nantinya di kirim, alamat rumah, kantor, atau alamat tempat kuliah. Alamat ini sangat penting untuk itu perlu dituliskan lengkap dan jangan sampai salah.
     Setelah selesai mengirimkan surat permohonan buku maka kalian harus bersabar menunggu buku sampai, masa tunggu kiriman buku cukup lama bisa 3-4 bulan. Saya waktu itu mengirimkan surat permohonannya pada April 2016 dan buku baru sampai ke rumah saya pada Juli 2016. Ini dia paket buku islam kiriman dari Istanbul Turkey yang saya terima.....
  





      Bagi yang ingin mendapatkan kiriman buku-buku ini langsung saja kirim e-mail permohonannya dan tinggal tunggu saja bukunya sampai ke rumah.....he..he... Selamat mencoba!

m